buku ini khusus buat manusia yang sering banget bikin salah dan suka lupa
Hamli tak pernah mengira, keputusannya untu menerima beasiswa pemerintah Belanda demi melanjutkan sekolah ditentang oleh orang tuanya. Oramg tua yang justru dia diharapkan akan mendukung sepenuh hati. Namun, adat minang yang mengikat erat ternyata membelenggu cita-citanya.
Di buku ini oki dengan sangat tulus berbagi tentang kisah hidupnya: tentang masa kecilnya di Batam, kegigihannya menjalani kehidupan di jakarta, impian-impiannya yang tertulis rapi dalam diary, hingga nazarnya untuk berjilbab demi kesembuhan ibunda tercinta.