AN-NAJAH MAN 2 BANDAR LAMPUNG

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Admin
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of METODOLOGI PENAFSIRAN AL-QUR'AN
Penanda Bagikan

Text

METODOLOGI PENAFSIRAN AL-QUR'AN

DR. Nashruddin Baidan - Nama Orang; Bima Bayu Atijah - Nama Orang; Haitamy El-Jaid - Nama Orang;

Metode tafsir adalah kerangka atau kaidah yang digunakan dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an dan seni atau teknik ialah cara yang dipakai ketika menerapkan kaidah yang telah tertuang di dalam metode, sedangkan metodologi tafsir adalah pembahasan ilmiah tentang metode-metode penafsiran al-Qur'an. Jika ditelusuri perkembangan tafsir al-Qur'an sejak dulu sampai sekarang, akan ditemukan bahwa dalam garis besarnya penafsiran al-Qur'an dibagi empat cara / metode yaitu ijmali (global), tahlili (analitis), muqarin (perbandingan) dan maudhu'i (tematik). Lahirnya metode-metode tafsir sebagaimana digambarkan di atas tampak kepada kita lebih banyak disebabkan oleh tuntutan perkembangan masyakarat yang selalu dinamis.
Buku ini dalam pembahasannya terbagi atas 5 bab yang mencakup bab 1 pendahuluan membahas tentang pengertian metodologi tafsir, perkembangan metodologi tafsir, dan posisi metodologi tafsir dalam ilmu tafsir; bab 2 metode ijmali (global) membahas tentang pengertian, ciri-ciri metode global, kelebihan dan kekurangan metode global, dan urgensi metode global; bab 3 metode analitis (tahlili) membahas tentang pengertian, ciri-ciri metode analitis (tahlili), kelebihan dan kekurangan metode analitis serta urgensi metode ananlitis; bab 4 metode komparatif (muqarin) membahas tentang pengertian, ciri-ciri metode komparatif, ruang lingkup metode komparatif, kelebihan dan kekurangan metode komparatif serta urgensi metode komparatif. Pembahasan ditutup pada bab 5 yang membahas tentang metode tematik (maudhu'i) mencakup pengertian, ciri-ciri metode tematik, kelebihan dan kekurangan metode tematik serta urgensi metode tematik.


Ketersediaan
#
Location name is not set U 2X1.301 Nas m
KL.REF587U
Tersedia
#
Location name is not set U 2X1.301 Nas m
KL.REF588U
Tersedia
#
Location name is not set U 2X1.301 Nas m
KL.REF589U
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
U 2X1.301 Nas m
Penerbit
Yogyakarta : Pustaka Pelajar., 2012
Deskripsi Fisik
xvi, 177 hlm.; 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-9075-56-4
Klasifikasi
389
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

AN-NAJAH MAN 2 BANDAR LAMPUNG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?