Anda ingin bahagia atau tidak bahagia, pikiran anda sendiri yang menentukan. Jika anda berpikir bahwa anda adalah orang yang bahagia, maka insyaallah anda menjadi bahagia. Akan tetapi, jika anda berpikir bahwa anda adalah orang yang tidak bahagia, maka seperti itulah diri anda.
Nama lengkapnya adalah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad Al-Marwazi Al-Baghdadi. Beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanbali. Beliau berada dalam garis keturunan yang sama dengan Rasulullah melalui neneknya. Nazar bin Adnan. Imam Hanbali lahir di Baghdad pada bulan Rabiul Awal tahun 164 H/780 M.
Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Ghaiman bin Kutail bin Amr bin Haris Al-Asbahi. Beliau lebih dikenal dengan sebutan Imam Malik. Leluhurnya berasal dari Yaman. Kemudian hijrah ke Madinah lalu memeluk islam pada masa Rasullulah SAW.
Buku ini mengangkat kisah inspiratif Sultanah Safiatuddin, seorang ratu Kesultanan Aceh yang dikenal sebagai pemimpin arif, bijaksana, dan ulung dalam berdiplomasi. selama masa kepemimpinannya, ia banyak berkontribusi bagi kemajuan kesultanan Aceh sehingga mengubah pandangan tentang peran perempuan dalam dunia pemerintahan yang selalu dianggap kecil.
Syekh Siti Jenar memiliki nama kecil San Ali. Ia lahir sekitar Tahun 829 H/1426 M. Ayahnya bernama Syekh Datuk Shaleh, seorang ulama ahli Al-Quran dilingkungan Pakuwan, Caruban, sebelah Tenggara Cirebon.
Tuanku Imam Bonjol dilahirkan pada tahun 1772 dengan nama Peto Syarif. Ia dikenal cerdas sejak kecil. Ketika berusia 30 tahun, ia menjelma anak muda yang matang ilmu dan pengalaman hidup. Ia digelari Malin Baso ketika menjadi guru agama di kampung menggantikan ayahnya.
Sultan Ageng Tirtayasa atau Pangeran Ratu ing Banten, yang bergelar Abu Al-Fath Abdul Fattah dilahirkan pada tahun 1637 M. Nama kecilnya adalah Pangeran Surya. Nama tersebut diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya Matahari Terbit. Ia berwajah tampan, berotak encer sejak kecil, supel dalam pergaulan, dan berahlak luhur.
Pangeran Diponegoro adalah tokoh sentral Perang Jawa atau Perang Diponegoro. Perang ini berhasil menyatukan perjuangan rakyat Jawa melawan penjajah Belanda dan menginspirasi perjuangan sejenis pada banyak daerah di Indonesia.
Sultan Agung Hanyakrakusuma lahir pada tahun 1593 M, di Kotagede, dengan nama Raden Mas Jatmiko. Ayahnya bernama Panembahan Hanyakrawati, Raja Kedua Mataram. Sedangkan ibunya bernama Ratu Mas Hadi Dyah Banowati, putri dari pangeran Benawa, Sultan Pajang Terakhir.
Sunan Gunung Jati bernama asli Raden Syarif Hidayatullah. Ia lahir pada tahun 1448 M. Ayahnya bernama Syekh Syarif Abdullah. Ibunya bernama Nyai Rara Santang. Sunan Gunung Jati merupakan salah satu anggota wali songo. Ia ditugaskan untuk berdakwah diwilayah Jawa Barat dan Banten.