Psikologi agama dan psikologi Islam, meskipun terkadang dianggap sama, memiliki perbedaan mendasar. Psikologi agama mempelajari perilaku manusia terkait keyakinan agama, sedangkan psikologi Islam berlandaskan pada citra manusia menurut ajaran Islam untuk meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup.